Pagi menyapaku dalamdalam mengantarkan jauh tentang memorimu.
Binar
fajar yang telah mengerlingi daksa, bangunkan dari mimpi istana indahmu.
Embun bak semilir bayu menghantarkan sanubari
:Serasa udara pagi nan
menusuk relung kalbu.
Seolah tahu ingin membawaku bias kepadamu.
Sidoarjo. September 2011
F. Agus Tiono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar