Rabu, 25 April 2012

Achmad Dema Zuliansyah

Pagi-pagi di kamar mandiku. Kudendangkan sebait lagu


1
Dengan malam kuberkawan
saat kau terlelap terhanyut mimpimu
kutetap bertahan menahan pedihku, 

hanya seorang tanpa apa apa hingga pagi tiba
dan kau ka mengerti bahwa ku inginkan dirimu...


Sekejap saja aku ingin menyanyikan lagu ini, sebuah lagu yang kali pertama dia ciptakan,
juga dinyanyikannya. Ya, dia
Achmad Dema Juliansyah.


Aku hafal betul dengan suara khas yang bisa kuingat sampai ubun-ubun. Apalagi saat menatap langsung mimik wajahnya. Serupa sungai :hanyut tanpa pedulikan cadas bebatuan kali.Bebas, tenang, menghadiahkan damai.
Ah, rasanya jika saat itu Dema disini, cepat-cepat kan ku tarik dia dari selimut lelapnya.
Lalu, bernyanyilah kita bersama tanpa peduli bebatuan kali.




Barang kali hanya beginilah, caraku sendiri menjabarkan rasa rindu nan menguap kepada sang idola.
Menulis sajak saat pagi-pagi basah, yang masih di raup embun.









1http://www.4shared.com/mp3/g1mLUs4N/Night_To_Remember_-_Tetap_Bert.htm



Sidoarjo. 25 April 2012
F. Agus Tiono

Sore Si Nitefreakers

Ini soreku.
16:41, teramai dengan jalan berhuni.
nyaman terdengar alunan musik, NIGHT TO REMEMBER .
membentuk melody indah dalam soreku.





Lantunan-lantunan lagu dari night to remember masih menjadi kerinduan mendalam nan menyelubungi telinga. menemani setiap waktu. terhanyut aku pada lirik-lirik yang menjadi cerita di kehidupanku. Aku heran, mengapa mereka sebegitu bisanya membuat lelagu yang teramat sendu untuk ku nikmati :dan pastinya para nitefreakers-nitefreakers lainnya juga.
"Dad, I wish u come back home" adalah lagu yang membuatku terbuai, dan juga "wrong escape"lamat-lamat kudengar lagu ini berulang. menjadikanku sekejap sebuah patung diam.
kunikmati Sembari menatap kerling sang surya berajanak keperaduannya. Ya, ini soreku.
Sore, Latte si nitefreakers.


Ah.. kalian abang-abangku Arbill, Dema, waskee, kiki, dan kandar teriama kasih.









                                                                                                           Taman, 21 Maret 2011
                                                                                                           F. Agus Tiono

Rabu, 18 April 2012

Album kita

Kadang aku gila. Memberi senyumanku sendiri untuk sebuah album photo kita berdua.
Melihat  ayu wajahmu yang tertangkap lelembar kertas. Memandang rindu senyuman yang selalu menjadi keyakinanku untuk tetap duduk menanti pada seuntai bibir merah melambai, juga sepasang matamu yang terus menatap laju pandangku. Nan memaksaku jatuh di lembah indahmu.

Namun, sebentar saja hening mampir. Semenit, dua menit menakuti dengan menggodanya. Barangkali takut telah menjelmaku. Akankah album photo kita nanti selalu kita pandang tiap waktu, bahkan ketika senja telah terbang. Yang menjadikannya hanya sekeranjang album-album kenangan tua :ketika kau telah menemukan album-album barumu.
Dan aku disini bergelimbang senyum tangis. Dan berkata
"Pergilah, sayang..."

Lalu jadilah aku, seorang lelaki yang benar-benar gila karena sebuah kenangan bersamamu, bersamamu.
















Sidoarjo. 24 Maret 2012 / 16:06
F. Agus Tiono

Mawar Pertama

Kupetik mawar ini dari kusuma.
nama indah yang belakangan, menyetubuhi hati dan pikiranku.
Setangkai. Pertanda mula kali pertamanya bunga yang ku kirim.
Bukan untuk hari kasih sayang
juga hari bahagiamu.
Melainkan sebagai doa penyemangat ketika kau berjuang menyudahi masa putih abu-abumu.

Barang kali kelak, mawar ini telah layu memudar :menjadikenangan tua.
Lalu, ka pun sekedar bisa mencumbu harum yang masih melekat di ingatan. Maka mintalah padaku
setangkai, dua tangkai, bahkan beribu-ribu tangkai teruntukmu.







Sebagai penyemangat menjelang Ujian Nasional teruntukmu Gadis Kecil, wanita tercintaku


Sidoarjo. 14 April 2012
F. Agus Tiono

Selasa, 17 April 2012

09-01-2011/00:49

Dengan hanya dua kaki ku tegakkan raga ini
Degan separuh jiwa kuabadikan hidupku
Dengan setengah hati ku mantapkan keyakinan ku
Dengan segenggam harapan ku pancarkan semangat tuk menyongsong esok lebih baik 
Dan, dengan seluruh tenagaku
ku jalani hidup ini dengan senyuman
dan penuh semangat.

 sekarang aku mulai hidup layaknya balita lagi. Karena itu ku cantumkan photo adekku tersayang.

" karena hidup ini adalah ANUGERAH
TUHAN yg paling indah. ..!!! "




Taman. 9 Januari 2011
F. Agus Tiono

kasmaran

Kau,
selalu membayangi tiap memalamku.
Senyummu  teduh, seolah-olah bagai sepoi angin.
Wangimu bak seharum bunga mawar.
Sang rembulan yang selalu mengingatkan ku kepadamu.
"ohh, inikah namanya kasmaran ?" 
Semuanya ada tentang kamu  kamu
kamu
kamu
dan kamu!
Sungguh ingin rasanya kelak,  kau akan jadi milikku.



Puisi peranakan pertamaku untuk si wanita hijau



F. Agus Tiono
8 Januari 2011