Rabu, 16 Mei 2012

Aku Memilihmu !

Mey, dunia selalu mengutuk bedebah sepertiku. Yang tak tahu diri mencintaimu. Namun sialnya cinta tanpa mata, yang dalam hal ini aku memilihmu. Mungkin kau berpikir untuk apa, juga sebaliknya aku yang juga berpikir, untuk apa menunggu cinta yang mustahil untuk datang.
Maka kutulis sajak ini untukmu :

Aku selalu membayangkan,
kita rebah dalam dingin yang jalang melihat bulan bersamamu.
Aku selalu membayangkan,
kau bahagia dalam mimpi yang mesti bukan untukku.

Duhai jalang malam-malam yang tak kunjung hujan.
Angin menghapus bara mataku yang sembab karena kesedihan asa
yang mesti patah, sebab cinta sering terlambat datang.
Dan kenyataannya,
kau tak pernah memilihku.

Duh kasih terkasih-kasih
layla dalam angan tentang majnun
lelaki yang diracun duka tualang.
Tuhan tak berencana menyatukan Cinta yang bukan dalam ikatan pita-pita takdir.


Sudah tidurkah kau sayang?
ini sajak mesti mendayu-ndayu merayumu
:perempuan yang muskil ku dapatkan.





2011
F. Agus Tiono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar