Minggu, 13 Mei 2012

Untuk kalian yang merindukan masa lampau & orang-orang terkasih

Sang raja siang beranjak ke peraduannya, menuju singgasana yang jauh disana. Sebentar lagi Dewi malam pun datang untuk binari malam. Dengan terangnya mengindahkan gelap. Lalu bebintang serta tuk menghias. Dan sekarang senja telah bisa aku nikmati. Semilir bayu sore menerkam kulit ari. Damai. Ditambah dengan suara lelayangan bunyi, bak suara-suara surgawi yang mendesis di selubung telinga. Oh, nikmat kuasa Tuhan. sungguh tak ada yang sebanding mahaNya. Malam menjadi-jadi dengan sepinya. Dimana aku merenung, mengilhami betul hidup. Tak lama tetesan bening jatuh dari kedua kelopak mata yang terlanjur sendu. Oleh sebab penyesalan" Andai saja Dia Almarhum (Yang teramat ingin aku berjumpa) masih Tersenyum di bumi pertiwi ini. "Perasaan tak kuasa membendung duka. Padahal keyakinanku telah mantap untuk tidak meneteskan kebasahan. Tapi bukankah Laki-laki adalah seorang manusia juga? Ah, ditambah roda kehidupan  ini. Semakin tak kuasa saja pada keputusasaan. Tapi mengapa harus seperti ini, Toh hidup hanya sebentar. Maka hidup yang tersisa ini sebaiknya biarkan  saja berjalan seperti apa yang sudahdi isyaratkan Tuhan.

Atas kerinduanku terhadap masa lampau, Orang-orang terkasih,  Dia Almarhum (Yang teramat ingin aku berjumpa) Dan semua keindahan yang ada pada kehidupanku.  


kalimat kecilku untuk kalian yang membaca catatan ini :

" Untuk kalian yang pernah ditinggalkan orang-orang terkasih
dan juga masa lalu kalian yang begitu indah. Sekarang yang harus kalian lakukan adalah, tetaplah tersenyum menikmati hidup ini dan mensyukurinya. Percayalah. Suatu saat nanti masa lalu yang indah itu akan datang lagi  di masa depan kalian nanti.Jadi tetaplah tersenyum, tersenyum dan tersenyum :) "









 
Dalam lelangutku, Sidoarjo September 2011
 
F. Agus Tiono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar