Sinar-sinar di sisinya bak cahaya mata indah yang dipancarkan
bidadari. Ya. Saat ini memang dewi bulan begitu membaswaranya menyinari
semua. Menghadirkan kehidupan memalamku. Cahaya kuning nan indah
diantara langit menghitam mengalahkan pandanganku pada pohon natal
berhias lelampu wana-warni di berandaku. Sungguh kuasa Tuhan.
Sungguh
malam yang sunyi.
Sungguh malam Yang indah.
Dan Sungguh,
serta merta dewi
bulan mengingatkanku pada Lianda Dewi Sartika.
Dewi bulanku sendiri.
Beranda Rumah. 13 Desember 2011
F. Agus Tiono
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar